Berita Terkini
Prodi Sejarah Militer Unhan RI Gelar FGD Kajian Buku Pedoman Penulisan Skripsi
Bogor, 5 Agustus 2026 — Program Studi Sejarah Militer, Fakultas Strategi Pertahanan, Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pembahasan dan penyempurnaan Buku Pedoman Penulisan Skripsi Sejarah Militer, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Unhan RI, Mayjen TNI Dr. Oktaheroe Ramsi, S.I.P., M.Sc., dan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipandu oleh Kepala Program Studi Sejarah Militer, Kolonel Laut (P) Yudi Subiantoro, S.IP., M.M., selaku moderator.
Pada sesi pemaparan, perwakilan dosen Program Studi Sejarah Militer menyampaikan substansi Buku Pedoman Penulisan Skripsi untuk mendapatkan masukan dan evaluasi dari para narasumber serta peserta yang hadir.
Diskusi menghadirkan tiga narasumber, yaitu Prof. Usep Abdul Matin, S.Ag., M.A., M.A., Ph.D., Dr. Abdurakhman, M.Hum., dan Dr. Linda Sunarti, M.Hum. Para narasumber memberikan sejumlah masukan terkait penguatan metodologi sejarah, evidensi dan kritik sumber, historiografi, sejarah lisan, sumber kebendaan, serta pengembangan kajian Sejarah Militer Baru (New Military History).
Prof. Usep menekankan pentingnya pemetaan sumber primer dan sekunder sejak tahap proposal, sedangkan Dr. Abdurakhman memberikan perhatian pada proses pengujian dan sintesis fakta sejarah serta pentingnya kejujuran akademik. Sementara itu, Dr. Linda mendorong penguatan karakteristik sejarah militer, perluasan tema penelitian, termasuk kajian tokoh perempuan, serta pemanfaatan berbagai bentuk sumber sejarah.
Selain narasumber ahli, kegiatan juga memperoleh masukan dari unsur internal Unhan RI terkait penyelarasan pedoman dengan ketentuan universitas, khususnya mengenai publikasi ilmiah, plagiarisme, penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), etika akademik, serta dasar hukum dan legal standing buku pedoman.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama para tamu dan peserta. Diskusi membahas berbagai aspek penyempurnaan pedoman, mulai dari metode penelitian sejarah, pemetaan sumber, sejarah lisan, etika penelitian, penggunaan AI, hingga ketentuan akademik yang berlaku di lingkungan Unhan RI.
Pada akhir kegiatan, disepakati bahwa Buku Pedoman Penulisan Skripsi Sejarah Militer perlu disempurnakan secara komprehensif dengan tetap mempertahankan kekhasan metodologi sejarah dan menyesuaikannya dengan ketentuan akademik Universitas Pertahanan RI. Penyempurnaan selanjutnya akan mencakup aspek metodologi, sumber sejarah, etika penelitian, teknis penulisan, penggunaan AI, pemetaan sumber, serta dasar hukum dan kedudukan buku pedoman.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Sejarah Militer Unhan RI diharapkan dapat menghasilkan pedoman skripsi yang lebih sistematis, aplikatif, dan sesuai dengan perkembangan keilmuan sejarah militer serta kebutuhan akademik mahasiswa.
Berita Terakhir